Oleh: istq12 | Oktober 21, 2011

Saat anda gagal

Ketika anda mengalami kegagalan dalam belajar atau bekerja, tentunya ada akan drop dan tak bersemangat lagi. Jika keadaan ini dilanjutkan, kita tidak akan menemukan kesuksesan yang kita impikan. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakaukan.

  •    Pasrah kepada Allah SWT.

”Segala hasil dari perbuatan, tindakan dan usaha yang kita lakukan, adalah merupakan Hak dan Wewenang Allah SWT untuk menentukannya. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan berusaha semaksimal mungkin.” Jika kita dapat memahami dan mengamalkan kalimat di atas, maka kita akan lebih mudah dalam menghadapi suatu kegagalan. Satu kata yang harus pertama kali kali kita tanam dalam hati yaitu “SABAR”.

  • Ambil Hikmah

”Pengalaman adalah guru terbaik. Baik itu kegagalan ataupun kesuksesan.” Hal ini mengandung arti bahwa dari semua kegagalan yang kita hadapi, kita harus tetap berpikiran positif, dan harus dapat mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut. Kita harus sadar bahwa risiko dari semua tindakan yang kita lakukan adalah sukses atau gagal. Lebih bahaya lagi jika kita mengambinghitamkan kegagalan tsb. kepada orang lain, kita tidak akan pernah dapat mengambil pelajaran dari kegagalan tersebut.

  •  Istirahat

Tiap kegagalan tentu akan memancing emosi seseorang. Seperti marah, sedih, iri dan lain sebagainya. Tentu saja efek emosional ini akan mengganggu aktivitas yang akan kita lakukan. Oleh sebab itu ada baiknya apabila kita mengambil istirahat sejenak ketika mengalami kegagalan. Istirahat ini akan memberikan waktu pada diri kita untuk dapat menghindari efek emosional yang mungkin timbul.

  • Bertanya dan Evaluasi

Apabila pikiran kita telah kembali jernih, maka kita harus dapat mengidentifikasi penyebab dari kegagalan yang kita alami. Banyak cara yang dapat kita lakukan, dapat dengan merenung sendiri, atau bertanya kepada teman, orang tua, guru, atau bahkan kepada rival kita. Setelah kita tahu apa penyebab dari kegagalan yang didapi, maka kita dapat menyusun sebuah peta kekuatan baru mengenai kelemahan dan kekuatan yang dimiliki, guna memulai sebuah kesempatan baru.

 

  • Memulai kegiatan baru

Pada saat memulai suatu kegiatan baru, kita haruslah benar-benar siap untuk melakukan hal-hal terbaik yang dapat dilakukan. Tetapi kita juga harus menyadari dari awal, seluruh kegiatan yang kita mulai dapat berakhir pada kesuksesan ataupun kegagalan. Dan janganlah lupa untuk menggunakan peta kekuatan baru yang kita miliki.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: