Oleh: istq12 | Oktober 30, 2011

Surat Ibunda Tersayang :-*

Kepada yang ibu cinta sepenuh hati

Assalamualaikum warohmatullaahi wabarokatu…

Bagaimana kabarmu sayang… Ibu harap ananda selalu dalam lindungan Allah. Ibu terpaksa menulis surat ini… rasa kangen didada ibu ini sudah tak tertahankan lagi sayang. Ibu minta maaf…kalau kedatangan surat ibu ini mengganggu ananda. Maafkan ibu kalau surat ini membuat ananda malu dengan teman-teman. Sungguh…tidak ada niat ibu seperti itu…hanya untuk melepas kangen ibu pada ananda.

Sayang…ingin rasanya ibu menjengukmu kesana dan memeluk erat-erat. Wajah ananda selalu muncul dimimpi ibu. Tapi niat ibu itu selalu ibu kubur dalam-dalam. Hanya satu alasan ibu sayang…ibu ingin anak ibu mandiri…ibu ingin anak ibu bias merenungi kesendirian tanpa kehadiran ibu disamping ananda.

Anak ibu yang ibu sayangi…..ibu bangga dengan ananda. Disaat teman-teman ananda mengisi hari-harinya dengan bermain dan senda gurau,….anak ibu justru belajar agama ditempat yang jauh dari ibu. Sungguh senaaaaa….ng seksali hati ibu ini. Ibu harap kegiatan ini bias mendorong ananda menjadi anak yang sholeh…sebagaimana yang ibu harapkan ketika ibu berjuang dengan susah payah melahirkan ananda….

Ketika wajah lucu ananda yang mungil baru muncul didunia ini, hanya satu do’a ibu saat itu…”Duhai Allah… enggaulah yang menggenggam takdir anakku ini. Aku mohon ya Allah anak yang dihadapanku sebagai anak yang sholeh… jadikan ia anak yang bias membahagiakanku kelak dihadapan-Mu. Ya Allah… jadikanlah ia anak yang dapat membuatku bangga kelak dihadapan-Mu ya Allah… pertemukan kami kelak di syurgaMu ya Allah…jangan Engkau pisahkan kami ya Allah. Jangan Engkau biarkan aku memasuki syurga-Mu tanpa anak ini disampingku.”

Sampai sekarang ibu selalu ulang-ulang do’a ibu itu. Ibu sangat berharap do’a ibu itu menjadi kenyataan. Dan sekarang ibu mulai yakin bahwa anak ibu adalah anak yang sholeh. Kesedihan ananda mengikuti kegiatan tadi membuat ibu yakin bahwa do’a itu akan menjadi kenyataan. Sungguh bahagiaaa… sekali hati ibu ini.

Anakku yang sholeh….ibu tidak tahu berapa lama lagi ibu diberi kepanjangan umur oleh Allah. Ibu merasa sudah tua. Ibu merasa malaikat maut tidak lama lagi akan menjemput ibu. Mungkin surat ini surat terakhir untuk ananda. Mungkin ketika ananda pulang, ibu sudah tidak ada lagi dirumah. Maafkan ibu ya sayang…kalau selama ini ibu banyak salah sama ananda.

Maafkan ibu kalau ibu sering marah pada ananda. Menyuruh ananda mengaji, belajar, puasa, sholat yang mungkin ananda tidak suka/ jangan dendam pada ibu ya sayang…bantu ibu dengan do’a-do’amu …hanya do’a ikhlas yang ibu harapkan dari ananda. Hanya do’a ananda, amal jariah dan kerja dakwah ibu selama ini yang dapat meringankan beban ibu dihadapan Allah kelak.

Ananda tersayang…ibu titip…rawat ayah dengan baik ya sayang…sayangi beliau sebagaimana ananda menyanyangi ibu salama ini. Ayah sudah bekerja keras supaya ananda bisa sekolah seperti teman-teman yang lainj. Buatlah ayah bahagia dengan keshalihan dan budi pekerti yang baik.

Jangan sakiti hatinya sedikitpun ya sayang….

Salam rindu dan sayang selalu…

Wassalamu’alaikum warohmaatullahi wabarokatuh…

Dari ibumu yang selalu mencintaimu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: